• Love Life
  • Love Life
Berbenah Kehidupan yang Tetap Harus Berdenyut, Meski Virus Tetap Terus Berlanjut

Berbenah Kehidupan yang Tetap Harus Berdenyut, Meski Virus Tetap Terus Berlanjut


Jakarta, April 2022 – Dua tahun terakhir ini, kebiasaan menjaga jarak, mengenakan masker, dan mencuci tangan telah menjadi hal yang biasa kita temui dalam konteks kehidupan sebagai individu maupun bagian dari masyarakat. Saat ini, ranjang rumah sakit tidak lagi dipenuhi pasien Covid-19, status pembatasan kegiatan masyarakat di berbagai daerah sudah mulai melonggar, berbagai pusat belanja, tempat wisata, dan tempat beribadah juga sudah kembali dibuka, termasuk anak-anak yang mulai kembali ke sekolah untuk pembelajaran tatap muka. Berbagai kebiasaan baru diterapkan sebagai new normal dan merupakan kekuatan utama dalam menjalankan iklim kehidupan baru yang berdampingan dengan Covid-19 tanpa rasa takut.

Di sisi lain, sejumlah pendapat muncul, misalnya pandemi Covid-19 telah menyadarkan kita bahwa ketidakpastian dalam hidup adalah sesuatu yang tidak dapat kita cegah. Kita juga semakin mengerti akan pentingnya menjaga kesehatan diri dan keluarga, serta mengantisipasi berbagai risiko yang bisa terjadi di masa depan, terutama risiko kesehatan dan finansial.

 

Lantas, apa saja aspek kehidupan yang perlu dibenahi sebagai strategi untuk berdamai dengan Covid-19?

Berbenah kehidupan, dari spontan menjadi terencana
Perencanaan merupakan salah satu mekanisme kita dalam beradaptasi agar siap menghadapi masa depan. Pandemi Covid-19 telah membuat banyak orang yang tadinya tidak mau terlalu pusing dengan perencanaan hidup, mengambil waktu sejenak untuk memikirkan kembali rencana kehidupannya, termasuk rencana keuangannya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) per November 2021, terdapat 21,32 juta orang (10,32 persen penduduk usia kerja) yang terdampak Covid-19 meliputi pengurangan jam kerja, pemberhentian kerja sementara waktu, hingga pengangguran. Hal ini tentu berpengaruh pada pengurangan pendapatan atau bahkan sama sekali tidak memiliki pendapatan untuk memenuhi berbagai kebutuhan. Berdasarkan pengalaman tersebut, kita belajar bahwa memiliki kesiapan keuangan penting untuk berjaga-jaga.

Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk memiliki kesiapan finansial adalah dengan strategi finansial yang terencana, misalnya berhemat, memprioritaskan pembayaran hutang, menabung, serta berinvestasi. Selain itu, jika ingin berjaga-jaga dari kerugian finansial yang besar, misalnya sakit atau bahkan meninggal dunia, maka bisa memanfaatkan produk asuransi jiwa.

Di sisi lain, kesiapan finansial juga bisa dimulai dari mencari tahu informasi di media sosial, misalnya melalui Instagram dan Tiktok Astra Life: @astralifeid yang memuat beragam kiat mudah dan sederhana dalam mengelola keuangan dan mengatasi bermacam faktor risiko finansial yang mungkin terjadi melalui produk asuransi.

Berbenah kehidupan, dari analog menjadi digital
Pandemi Covid-19 telah mendorong bisnis digital berkembang kian cepat. Keberadaannya seolah menjadi titik penting pertemuan antara pembeli dan penjual di tengah keterbatasan mobilitas akibat kebijakan pembatasan kegiatan masyarakat. Dewasa ini, di tengah kemajuan digitalisasi, bukanlah sebuah hal yang mengherankan ketika mendengar cerita seorang ibu rumah tangga membeli kebutuhan sayur mayur secara online, atau sekadar berkonsultasi dengan dokter via telemedicine untuk meminta resep obat saat si buah hati sedang sakit. Berkat kemajuan teknologi, berbagai keperluan kini bisa didapatkan secara mudah kapan dan dimana saja.

Namun, selain dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan konsumtif, kemajuan digital juga bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan produktif, misalnya mengikuti berbagai kelas webinar dan kelas online secara gratis untuk pengembangan diri, membuka tabungan secara online tanpa harus datang ke bank, mencari produk asuransi yang sesuai hanya dengan berseluncur di internet seperti berbelanja di e-commerce, misalnya e-commerce yang dimiliki oleh Astra Life, yakni ilovelife.co.id yang dilengkapi dengan kalkulator premi sehingga kita bisa dengan mudah menentukan uang pertanggungan yang dikehendaki secara fleksibel sebelum akhirnya membeli produk asuransi.

 

Berbenah kehidupan, hidup seimbang dan lebih mencintai hidup
Pandemi Covid-19 mengajarkan kita untuk lebih memperhatikan kesehatan, dengan cara hidup seimbang, misalnya rajin berolahraga, mengonsumsi makanan bergizi, serta memiliki pola pikir yang positif sambil terus menggiatkan berbagai kebiasaan yang baik. Berbagai cerita kehilangan dari rekan dan sanak keluarga, telah mengajarkan kita untuk lebih peduli terhadap rekan dan keluarga. Momen #dirumahaja yang dikampanyekan oleh pemerintah sejak tahun lalu juga menjadi kesempatan untuk kita mempererat ikatan anggota keluarga sambil terus mencintai hidup.

“Pandemi Covid-19 yang kini mulai bertransisi menjadi endemik merupakan momentum bagi PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) untuk mengajak mayarakat mulai membenahi kehidupannnya dari berbagai aspek. Tidak hanya ajakan, Astra Life juga turut berbenah, berdaptasi dan berinovasi untuk memberikan manfaat perlindungan bagi nasabah, disertai dengan kemudahan dalam mengakses produk dan layanan secara digital yang kami hadirkan melalui laman ilovelife.co.id.” ujar Windy Riswantyo selaku VP, Head of Marketing & Branding and Digital Channel Astra Life.

Di masa new normal ini Astra Life tetap berkomitmen penuh dalam membayar manfaat terkait Covid-19 yang sesuai dengan ketentuan polis yang dimiliki nasabah. Sejak pandemi Covid-19 terjadi di Indonesia pada Maret 2020, Astra Life kini telah membayarkan klaim terkait Covid-19 sebesar Rp190 miliar yang meliputi polis individu maupun kumpulan (data per Februari 2022).
“Kami selalu berupaya untuk hadir layaknya sahabat yang siap mendampingi masyarakat untuk menjalani kehidupan. Hal ini selaras dengan semangat #IGotYourBack yang dimiliki oleh Astra Life”, tutup Windy Riswantyo.

Tentang Astra Life

PT ASURANSI JIWA ASTRA (Astra Life) merupakan perusahaan penyedia asuransi jiwa yang dimiliki oleh PT Astra International Tbk, PT Sedaya Multi Investama dan Koperasi Astra International. Berdiri sejak Mei 2014, Astra Life terus berkembang dan berinovasi menghadirkan produk perlindungan serta layanan yang sesuai kebutuhan masyarakat Indonesia. Astra Life menawarkan produk yang beragam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dari berbagai tingkat kehidupan dan segmen pasar, baik nasabah perorangan berupa asuransi perlindungan jiwa, kesehatan, kecelakaan, asuransi jiwa yang dikaitkan dengan investasi (unit link), asuransi jiwa syariah, dan juga nasabah kumpulan berupa program kesejahteraan karyawan (employee benefit group business) dan dana pensiun (DPLK).

Pada kuartal III tahun 2021 Astra Life telah melayani lebih dari 3,4 juta tertanggung. Astra Life juga didukung oleh ribuan penyedia layanan kesehatan di seluruh Indonesia yang menjadi mitra perusahaan. Berdasarkan data kuartal III tahun 2021 total aset Astra Life tercatat sebesar Rp. 6,9 triliun dan tingkat solvabilitas / Risk Based Capital (RBC) Astra Life berada di angka 274% (untuk asuransi jiwa konvensional). Angka RBC tersebut berada di atas ketentuan minimum Otoritas Jasa Keuangan (OJK) sebesar 120%. Dengan semua pencapaian dan kinerja yang telah diperoleh tersebut, Astra Life telah menjadi perusahaan asuransi jiwa di Indonesia yang memiliki pertumbuhan yang signifikan dan berada di jalur yang tepat untuk mewujudkan aspirasi perusahaan menjadi asuransi jiwa yang lekat di hati masyarakat Indonesia.

Website Astra Life dapat diakses di http://www.astralife.co.id

*PT ASURANSI JIWA ASTRA terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

 

Untuk keperluan data dan peliputan, silakan menghubungi:

 

Dinda Bellinda

Head of Corporate Communication

dinda.bellinda@astralife.co.id | +62-817-0422-888

Denny Tan

Public Relations & CSR Manager

denny@astralife.co.id | +62-853-1000-8180

Dody Triguno

Public Relations & CSR

dody.triguno@astralife.co.id | +62-857-1794-9920

 

Share this article:
Jenis kelamin dan saya tahun. saya butuh untuk