Kapankah Waktu yang Tepat untuk Mulai Berasuransi? Sekarang!

HP1C6992_edit

“Belum perlu.”

“Aduh, kebetulan saya lagi banyak keperluan…”

“Saya sudah punya asuransi dari kantor.”

“Duh, asuransi cuma nambah-nambahin pengeluaran bulanan aja…”

“Lagi nggak ada budget, nih…”

“Ah, saya kan masih muda, kayanya belum perlu deh punya asuransi jiwa. Amanlah…”

Mungkin pernyataan di atas pernah Anda gunakan sebagai alasan untuk menolak tawaran berasuransi. Bagi sebagian besar orang, asuransi belum menjadi lima besar atau bahkan sepuluh besar prioritas utama dalam hidup mereka. Hidup memang selalu dipenuhi berbagai hal yang selalu berlomba-lomba untuk menjadi prioritas dalam hidup kita. Cicilan rumah dan mobil, uang sekolah anak, gadget yang rusak, tagihan bulanan kartu kredit, impian untuk berlibur, dan masih banyak lagi selalu naik menjadi kebutuhan yang jauh lebih penting dan mendesak sehingga membuat kita melupakan hal lain yang tidak kalah pentingnya untuk dipersiapkan dan menjadi prioritas.

Baca juga: Manfaat Liburan bagi Kehidupan Rumah Tangga

Sering kali, dalam menjalani hidup, kita merasa seolah seperti Superman yang invincible, tidak terkalahkan, mampu mengatasi segala sesuatu, apa pun itu, bahkan tanpa perencanaan dan tanpa merasa khawatir akan risiko apapun yang menghadang. Semua ini membuat asuransi jatuh semakin jauh, ke bagian paling bawah dalam prioritas hidup kita. Padahal, disisi lain, risiko kehidupan seakan mengintai kita siang dan malam siap untuk menyergap di saat yang tidak terduga sekalipun.

Masing-masing kita mungkin memiliki target keuangan yang berbeda. Bagi Anda yang baru memiliki putra/putri, biasanya segala perhatian dan prioritas akan dicurahkan sepenuhnya bagi mereka. Pendidikan yang terbaik menjadi prioritas utama dan terutama. Berbagai persiapan akan dilakukan, mulai dari tabungan, deposito, atau bahkan mungkin rekening reksadana. Namun ketika penawaran asuransi muncul, berbagai alasan kembali akan diberikan untuk menolaknya.

Padahal tak jarang kita mendengar kisah dari teman, saudara atau keluarga yang terpaksa menjual satu per satu aset yang mereka kumpulkan secara susah payah, bahkan hingga si buah hati harus melepas mimpi dan putus sekolah akibat kejadian-kejadian tak terelakkan yang menimpa orang tua mereka.

Ketika saat itu terjadi pada diri kita, tentu kita tidak lagi sempat memikirkan mengenai gadget terbaru, liburan atau tagihan bulanan. Saat itu, fokus utama kita akan berubah menjadi cara bertahan hidup dan menjalani hari demi hari, baik bagi diri Anda sendiri maupun orang-orang yang Anda cintai. Saat itulah, Anda mungkin baru akan menyadari betapa pentingnya memiliki jaminan dalam hidup.

Mengingat begitu banyaknya kebutuhan yang harus dipenuhi, kapankah waktu yang tepat bagi kita untuk mulai memiliki asuransi?

1. Saat Anda Memasuki usia Produktif

Mengambil asuransi jiwa ketika baru memasuki usia produktif, apalagi saat Anda belum menikah, memang bukan pilihan populer. Pada masa ini kebanyakan orang lebih memilih menghabiskan gaji untuk hal-hal yang berhubungan dengan lifestyle.

Padahal menurut para ahli keuangan, memiliki asuransi jiwa di usia muda saat sebelum Anda menikah, justru pilihan yang tepat. Selain belum dipusingkan oleh berbagai kebutuhan rumah tangga, Anda juga bisa mendapatkan biaya asuransi jauh lebih rendah dibandingkan jika Anda mengambilnya saat usia senja.

Tentu saja pada masa ini, kebutuhan asuransi Anda pasti berbeda dengan mereka yang telah berkeluarga. Anda bisa mengambil asuransi jiwa terbaik yang juga berfungsi sebagai investasi dari PT Astra Aviva Life (Astra Life) bernama AVA iSmart. AVA iSmart menawarkan keleluasaan dalam menentukan jumlah premi yang akan dibayarkan sehingga menjadi pilihan yang sangat terjangkau bagi Anda.

Dengan pembayaran premi secara berkala, AVA iSmart menawarkan fleksibilitas bagi Anda para newbie di Asuransi. Semakin muda Anda mulai berinvestasi, semakin cepat Anda bisa mewujudkan semua mimpi-mimpi Anda, entah itu membuka bisnis baru, keliling dunia, atau bahkan pensiun di usia 40 tahun!

2. Saat Anda Memutuskan untuk Mulai Membangun Keluarga

Kebanyakan orang biasanya mulai menyadari pentingnya memiliki asuransi jiwa saat mereka memutuskan untuk menikah dan mempunyai anak. Dalam “kamus finansial”, membangun keluarga berarti memulai tanggung jawab finansial. Saat ini, Anda tidak lagi hanya memikirkan kebutuhan hidup Anda, tapi juga harus mulai memikirkan kebutuhan istri/suami dan anak-anak Anda. Asuransi jiwa akan menjadi bantuan yang sangat Anda perlukan di saat penanggung finansial utama dalam keluarga tidak lagi ada.

Untuk menjamin hal ini tidak terjadi pada orang-orang yang Anda cintai, Anda bisa mencoba produk ASLI Rencana Optima dari Astra Life sebagai salah satu pilihan. Penawaran program dengan pembayaran premi secara berkala ini dapat disesuaikan dengan pos rumah tangga sehingga tidak akan memberatkan pengeluaran bulanan Anda. Melalui satu program ini, selain mendapatkan perlindungan asuransi jiwa, Anda juga akan memperoleh perlindungan finansial ketika terjadi risiko lain seperti Terminal Illness dan juga Cacat Total dan Tetap.

3. Saat Anda Memutuskan untuk Membeli Rumah Pertama Anda

Jika karena satu dan lain hal Anda memutuskan untuk tidak (belum) mengambil asuransi jiwa saat mulai membangun keluarga, maka momen membeli rumah baru adalah saat yang tepat untuk memulainya. Terutama jika Anda adalah satu-satunya sumber penghasilan dalam keluarga. Memiliki asuransi jiwa berarti memastikan keluarga Anda tidak akan terbelit utang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) atau lebih buruk lagi, kehilangan rumah, jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anda.

AVA iPro Griya bisa menjadi produk asuransi yang patut Anda coba. Produk asuransi jiwa kredit dari Astra Life ini memberikan jaminan pelunasan cicilan atas jumlah sisa pinjaman tertanggung jika kejadian yang tak diinginkan terjadi. Dengan demikian, utang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Anda pun tidak akan memberatkan keluarga yang ditinggalkan.

4. Saat Anda Memutuskan untuk Mempersiapkan Masa Pensiun

Persiapan masa pensiun merupakan hal penting yang harus direncanakan dengan baik untuk memastikan gaya hidup Anda tidak berubah baik saat ini maupun nanti setelah masa pensiun. Di usia senja, kesehatan menjadi faktor terpenting yang perlu Anda perhatikan secara khusus. Bukan rahasia lagi kalau biaya kesehatan dapat menghabiskan tabungan, termasuk dana pensiun Anda, dalam sekejap mata. Karena itulah, sangat penting bagi Anda untuk melindungi diri Anda dari segala jenis penyakit.

Jika salah satu alasan Anda menolak memiliki asuransi adalah karena Anda merasa sudah mendapat pertanggungan asuransi kesehatan yang cukup baik dari perusahaan tempat Anda bekerja, lalu bagaimana ketika nanti Anda memasuki masa pensiun? Anda harus mulai memikirkan mengenai biaya kesehatan yang mungkin Anda keluarkan disamping pengeluaran rutin lainnya padahal pemasukan bulanan sudah tidak ada lagi.

Dengan komitmen untuk selalu memberikan yang terbaik kepada pelanggan, Astra Life hadir dengan memberikan perlindungan kesehatan hingga usia 99 tahun, melalui asuransi tambahan Perawatan Medis dan Bedah, perlindungan terhadap penyakit kritis, dan dengan batas usia masuk hingga 70 tahun, baik untuk program AVA iSmart maupun AVA iFuture. Sehingga tidak ada kata terlambat untuk Anda memulainya, sekarang! Lebih cepat, lebih baik. Semua untuk memastikan Anda selalu mendapat perlindungan terbaik dalam hidup dan menjalanipassion hidup Anda semaksimal mungkin.

Jadi, tunggu apa lagi? Ingat kata pepatah, “Why wait until tomorrow what you can do today?”

Baca Tips Finansial lain di sini.




« | »
Read previous post:
13736265_L (1)
11 Perubahan Kecil yang Dapat Menurunkan Kadar Stres

Pekerjaan kantor yang tiada pernah habisnya, urusan keluarga yang selalu berdatangan, hingga masalah dengan teman atau kolega yang terkadang muncul...

Close