5 Kiat Memilih Asuransi Pendidikan untuk Anak

school-eduOK

Bagi Anda yang telah memiliki putra/putri, tentu pendidikan anak merupakan prioritas utama Anda dan pasangan, bukan? Sebisa mungkin, pasti Anda ingin membekali si buah hati dengan pendidikan yang setinggi dan sebaik mungkin. Mulai dari membuka tabungan pendidikan anak, memulai investasi di reksadana, atau mungkin berinvestasi dalam bentuk lainnya. Asuransi pendidikan anak dapat memastikan bahwa anak Anda akan tetap bisa melanjutkan pendidikannya meskipun ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi kepada orang tuanya, contohnya seperti orang tua yang meninggal dunia atau tidak lagi dapat membiayai sekolahnya.

Pentingnya Asuransi Pendidikan Anak

Seringkali orang tua begitu bersemangat merencanakan tabungan anak, namun terlewatkan hal penting yang perlu diantisipasi yaitu risiko dalam kehidupan yang dapat terjadi kapan saja.

Dengan demikian, dalam merencanakan masa depan si buah hati, Asuransi Pendidikan Anak menjadi instrumen keuangan yang perlu dimasukkan dalam daftar perencanaan. Agar walaupun terjadi risiko yang terburuk sekalipun, maka si buah hati bisa tetap meneruskan pendidikan sesuai rencana Anda di awal.

Asuransi pendidikan anak merupakan salah satu produk asuransi yang berupa gabungan antara produk asuransi jiwa berjangka (term life) dengan investasi atau tabungan. Dengan menggunakan asuransi pendidikan anak ini, asuransi selaku penanggung akan mengganti uang pertanggungan apabila orang tua meninggal dunia sedangkan anaknya masih harus menyelesaikan pendidikannya.

Lalu bagaimana menentukan Asuransi Pendidikan Anak yang sesuai? Beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan adalah :

  • Cari tahu jumlah dana yang dibutuhkan untuk pendidikan anak Anda
  • Carilah referensi sebanyak mungkin tentang program asuransi pendidikan anak
  • Fleksibilitas fitur program dan manfaat asuransi
  • Ketahui biaya-biaya yang ada pada program asuransi
  • Cermat memilih perusahaan asuransi

Ketika ingin membuka asuransi pendidikan anak, Anda harus terlebih dahulu menghitung besaran uang masuk mulai dari TK, SD, SMP, SMA, hingga kuliah S1 atau bahkan S2 yang sesuai harapan Anda. Selanjutnya tambahkan dengan tingkat inflasi pendidikan sampai dengan dana tersebut akan digunakan. Sekedar informasi, dikutip dari kompas.com tahun 2013, perencana keuangan Prita Ghozie mengungkapkan bahwa kenaikan biaya pendidikan sebesar 10-15% per tahun.

Secara umum, asuransi pendidikan anak dapat dipenuhi melalui program asuransi dwiguna yang memberikan jaminan dana ketika anak memasuki usia tertentu, dan yang kedua adalah program asuransi unit link yang memberikan potensi pengembangan dana yang lebih maksimal dalam jangka panjang.

Yang manapun pilihan Anda, pastikan bahwa program tersebut memberikan pengembalian dana melebihi tingkat inflasi yang Anda hitung ketika melakukan kalkulasi jumlah kebutuhan dana sekolah anak.

Sesuaikan juga premi yang akan Anda bayarkan untuk program asuransi pendidikan anak dengan kebutuhan dan kondisi keuangan Anda. Apabila Anda ingin menyekolahkan anak ke luar negeri, cari asuransi yang menggunakan mata uang asing, namun jika tidak, sebaiknya mengambil program denga mata uang Rupiah saja untuk menghindari risiko nilai tukar yang fluktuatif.

Ingatlah bahwa program asuransi pendidikan anak ini merupakan komitmen jangka panjang. Menghentikan pembayaran premi di tengah masa kontrak hanya akan merugikan Anda.

Anda harus mempelajari fitur produk yang Anda inginkan, misalnya fasilitas top up premi apabila sewaktu-waktu Anda menerima tunjangan hari raya atau bonus dari kantor, agar dapat meningkatkan nilai investasi di kemudian hari.

Selain itu, apabila fokusnya adalah untuk dana pendidikan anak, maka Anda perlu membatasi cakupan manfaat yang terlalu berlebihan seperti manfaat perawatan rumah sakit, penyakit kritis, dll. Karena cakupan manfaat yang terlalu banyak akan menambahkan biaya atau mengurangi pengembangan investasi yang ada.

Manfaat penting yang harus dipastikan ada dalam program adalah manfaat pembebasan premi apabila terjadi risiko terhadap Anda sebagai pencari nafkah. Manfaat tambahan inilah yang akan memberikan kepastian dana pendidikan untuk si buah hati apabila sesuatu hal yang tidak diinginkan kepada Anda.

Dalam beberapa permasalahan yang muncul antara nasabah dengan perusahaan asuransi adalah karena kurangnya pengetahuan nasabah mengenai program asuransi yang diambil.

Oleh karena itu, sebelum Anda menandatangani pengajuan asuransi, cobalah tanyakan kembali kepada tenaga pemasar Anda lebih mendalam terkait manfaat, fitur, terutama tentang biaya-biaya yang akan dibebankan kepada Anda termasuk besarannya.

Saat ini terdapat lebih dari 50 perusahaan asuransi di Indonesia yang menyediakan produk asuransi pendidikan, termasuk asuransi pendidikan anak. Anda harus lebih cermat sebelum membuat komitmen dengan perusahaan asuransi pilihan. Salah satunya dengan mengulik rekam jejak perusahaan asuransi tersebut. Dalam hal kemudahan pencairan dana jatuh tempo atau investasi, kemudahan nasabah dalam mendapatkan informasi seputar asuransi yang dimiliki, atau ada atau tidaknya masalah keuangan atau mungkin complain berat dari nasabahnya. Pertimbangkan secara cermat dan matang.

Banyak faktor yang bisa Anda pertimbangkan untuk memilih asuransi pendidikan anak. Keputusan akhirnya ada di tangan Anda para orang tua, pilihlah asuransi pendidikan yang sesuai dengan kondisi keuangan, kemampuan, dan juga tujuan keuangan Anda sehingga Anda dapat memastikan bahwa biaya pendidikan anak Anda tetap aman. Nah jadi gimana, sudah siap memilih asuransi pendidikan untuk anak Anda?




« | »
Read previous post:
AYD3
Menyebar Inspirasi, Membangun Motivasi kepada Anak Indonesia

Bawang Merah Bawang Putih, Timun Mas, Legenda Sangkuriang, Si Kancil dan Buaya. Masih ingat sederet judul dongeng tersebut? Meski judul-judul...

Close