Makanan Tepat untuk Bikin Kulit Sehat dan Kinclong

makanan untuk kulit sehat

Meski tidak terlihat, hormon merupakan senyawa penting dalam tubuh. Ia berperan sebagai kurir atau penyampai pesan. Hormon perempuan diproduksi melalui proses yang cukup kompleks, namun sangat bergantung pada lemak dan kolesterol baik. Sehingga bila tubuh kekurangan asupan makanan yang menyuplai kedua hal ini, masalah hormon bisa saja terjadi.

Baca juga: Hadapi PMS dengan Bahagia dan Tanpa Drama

Upaya menjaga kadar hormon dalam tubuh bisa dilakukan dengan menerapkan pola makan yang baik. Khususnya bagi  perempuan, enam bahan makanan ini dapat secara aktif menyeimbangkan hormon estrogen, yang membantu kulit lebih kenyal, mencegah kerut, dan bahkan mengusir jerawat.

Quinoa

quinoa

Bulir gandum ini mulai banyak dikonsumsi karena memiliki banyak manfaat. Quinoa mengandung banyak protein, magnesium, fosfor, dan kemampuan menjaga kestabilan kadar hormorn. “Tidak seperti bulir gandum lain, yang biasanya mengandung angka indeks glikemik tinggi yang artinya berpotensi meningkatkan kadar gula darah, quinoa adalah karbohidrat kompleks yang juga kaya protein, sehingga mampu menjaga kadar gula lebih stabil,” ujar Trevor Cates, ND, dokter naturopati di Utah, Amerika Serikat.

Kemampuannya ini mencegah efek domino, karena kadar gula yang naik dapat memicu naiknya insulin dan pada akhirnya meningkatkan kadar androgen. Jadi, coba sesekali mengganti asupan karbohidrat Anda dengan quinoa. Setengah cangkir quinoa setidaknya dua kali seminggu dapat memastikan Anda memperoleh manfaatnya.

Almond

Kulit Anda mulai bermasalah? Coba konsumsi almond. Kacang ini bisa meningkatkan kadar hormon adiponectin yang mengatur kadar gula darah. Dengan demikian Anda tidak akan mengalami efek buruk yang disebabkan oleh kenaikan kadar insulin.

Banyak penelitian membuktikan bahwa konsumsi almond menurunkan kadar hormon “pria” seperti testosteron. Pasalnya hormon ini bisa membuat kulit terlihat lebih kering dan tipis. Konsumsi sebelah butir almond sehari atau lebih bisa membantu Anda mengatur kadar hormon dalam tubuh.

Brokoli

Juga jangan lupakan sayuran hijau seperti brokoli, bayam, dan brussel sprout atau kubis sprout. Yang disebut terakhir adalah sayuran dari Belgia yang merupakan keluarga sayuran kubis dan brokoli. Sayuran berdaun hijau gelap mengandung senyawa alami sulforaphane dan indole-3 carbinol yang membantu kemampuan hati atau liver dalam proses metabolisme estrogen. Hormon ini penting karena bisa meningkatkan kadar kolagen, yang membuat kulit tetap kencang. Estrogen juga mendorong suplai darah ke kulit sehingga kulit dapat memperbarui dirinya dengan cepat. Jaga kadar estrogen Anda dengan makan setidaknya semangkuk kecil sayuran hijau sehari.

Baca juga: Detosifikasi Alami dengan Jus Sayur dan Buah

Avokad

Sepertinya tidak perlu ‘memaksa’ Anda makan buah ini. Rasanya yang lezat memang membuatnya menjadi favorit. Untungnya lagi, avokad juga kaya akan lemak baik seperti halnya minyak zaitun dan minyak kelapa. Minyak ini membantu produksi kolesterol dalam kadar yang sehat. Ini penting untuk sintesa hormon. Ini akan memastikan kulit Anda mampu memproduksi dan mengedarkan hormon yang diperlukannya untuk tetap sehat.

Tapi tak hanya itu manfaatnya. Lemak sehat ‘mengisi’ komposisi lemak di lapisan kulit yang membuatnya terlihat lebih kencang dan kenyal. Konsumsi setengah bagian avokad setiap hari untuk memperoleh kandungan lemak tak jenuh tunggal, serat, potassium, vitamin C dan E, serta lutein yang membantu mencegah kerusakan akibat paparan sinar matahari.

Salmon

salmon-feature

Ikan yang satu ini memang punya banyak manfaat. Selain terkenal karena manfaatnya untuk kerja otak dan kesehatan jantung, salmon juga membantu menjaga produksi hormon. Seperti halnya lemak baik dalam avokad, asam lemak omega-3 yang ada di dalam salmon juga membantu produksi hormon maupun kolesterol baik. Bonus: salmon punya kemampuan menghadapi inflamasi atau peradangan yang bisa membantu mencegah jerawat dan eksim.

Coba konsumsi salmon setidaknya 113 gr dua kali seminggu untuk mendapatkan manfaatnya.

Telur

Kamu tipe wanita yang hanya mau makan putih telur saja? Coba simak, deh. Walaupun kuning telur mendapatkan reputasi buruk karena mengandung kolesterol tinggi, ia juga memiliki kolesterol HDL yang diperlukan tubuh untuk membuat hormon. “Hormon ini diperlukan untuk menjaga kulit tetap halus dan kenyal,” ujar dr Diana Bitner dari Midlife Menopause Health Services di Minnesota, AS.

Disarankan untuk mengonsumsi hanya sebutir telur sehari untuk memastikan Anda memperoleh lemak baik yang dikandungnya.

Selain mengonsumsi makanan yang tepat, hindari juga beberapa makanan ini:

Gula

Apapun itu, gula merah, gula putih, sirup jagung, banyak penelitian menunjukkan efek buruk gula terhadap kadar hormon. Oleh sebab itu, batasi konsumsi gula baik dalam cairan yang Anda minum maupun makanan yang Anda konsumsi.

Baca juga: Fakta di Balik Gula yang Tidak Semanis Rasanya

Sebuah penelitian yang dilakukan University of Pittsburgh terhadap wanita berusia 50-an dan 60-an menunjukkan bahwa mereka yang mengurangi konsumsi makanan penutup dan minuman bergula mengalami penurunan berat badan yang lebih banyak daripada mereka yang tidak.




« | »
Read previous post:
Sheryl Sandberg
7 Wanita ini Buktikan Kekuatan di Bidang Teknologi

Dunia teknologi bukanlah monopoli kaum Adam. Meski masih didominasi laki-laki, sejumlah wanita berhasil merengguk sukses di bidang teknologi. Bahkan, ada...

Close