Ketika Si Kecil Meminta Memelihara Hewan, Perhatikan 5 Hal Ini

hewan peliharaan

Hidup dengan hewan peliharaan di masa kecil pasti meninggalkan kenangan yang menyenangkan. Anak kecil dan hewan peliharaan memang kombinasi yang menggemaskan. Keberadaan si manis atau si gukguk tak sekadar mewarnai hari-hari masa kecil kita dahulu, disadari atau tidak, ada manfaat lain yang kita rasakan.

Ya, mengadopsi hewan peliharaan akan membawa banyak hal positif dan menyenangkan ke dalam rumah Anda. Nyatanya, keberadaan makhluk kecil ini bisa meningkatkan kepercayaan diri dan menurunkan kadar stres, tak hanya bagi anak tapi bagi seluruh penghuni rumah.

Penelitian yang dilakukan psikolog anak dari Universitas Uppsala, Swedia, mengungkapkan bahwa anak-anak yang diajarkan untuk dekat dengan hewan peliharaan sejak dini cenderung memiliki ketahanan jasmani yang lebih kuat. Si Kecil, terutama yang memelihara kucing atau anjing, akan memiliki partner yang membuatnya tetap aktif. Sesi bermain bersama hewan peliharaan ibarat olahraga bagi Si Kecil.

Memelihara hewan di rumah juga bisa membantu si kecil untuk belajar bertanggung jawab dan disiplin. Meski untuk si balita, pemeliharaan hewan masih menjadi tugas orang tua, anak bisa melihat dan menyerap apa yang ia lihat ketika Anda memelihara dan mengasihi hewan perliharaan tersebut. Jangan cegah jika ia tertarik untuk membantu tugas Anda dengan tangan mungilnya. Berikan tugas yang mudah mereka kerjakan, seperti menuang makanan ke dalam piring si meong.

hewan peliharaan

Dengan membantu melakukan tugas tersebut, mereka akan menyadari bahwa seperti halnya manusia, hewan pun memerlukan makanan, tempat berteduh, latihan, dan kasih sayang. Atau dengan kata lain, cara ini akan mengembangkan kecerdasan emosi si kecil. Perlahan si kecil akan memahami cara berinteraksi dan memperlakukan hewan dengan kasih sayang, seperti menggendong hewan dengan benar hingga merawat hewan peliharaan saat sakit. Bukan tidak mungkin si kecil nantinya tumbuh menjadi pribadi yang berempati, penyayang dan perhatian.

Menilik deretan manfaat yang bisa diperoleh anak dengan kehadiran hewan peliharaan di rumah, rasanya tidak ada alasan bagi orang tua untuk tidak mengadopsi mereka. Tapi… untuk memastikan kedua belah pihak (keluarga Anda dan si hewan) sama-sama senang, ada beberapa kondisi yang harus diperhatikan.

Pilih hewan peliharaan yang tepat

Dari sekian banyak hewan yang bisa dipelihara di rumah, pilihlah dengan bijak sesuai kondisi kesehatan anak dan lingkungan tempat Anda tinggal. Cek kesehatan si kecil apakah memiliki reaksi alergi terhadap hewan tertentu, misalnya alergi bulu. Mungkin memelihara ikan hias dan kura-kura menjadi pilihan yang tepat jika si kecil memiliki riwayat alergi bulu.

Tidak ada salahnya Anda mengajak si Kecil untuk memilih hewan peliharaan yang akan dibawa ke rumah. Dengan demikian ia akan merasa lebih bertanggung-jawab terhadap kondisi hewan peliharaan. Setelah memilihnya secara bersama, beritahu si kecil tujuan dari memelihara hewan di rumah. Selipkan pesan ini setiap main bersama hewan peliharaan sehingga si kecil bisa menyayangi dan merawatnya dengan tulus.

Pastikan hewan peliharaan dalam kondisi sehat

Meski tidak 24 jam berada di dalam rumah, Anda bertanggung-jawab dalam memastikan hewan peliharaan dalam kondisi sehat. Lakukan imunisasi secara berkala untuk hewan peliharaan seperti anjing, kucing, atau kelinci. Juga lakukan pemeriksaan kondisi kesehatan di dokter hewan secara berkala untuk meminimalisir potensi hewan terjangkit kutu, penyakit hingga jamur.

Ajak Si Kecil untuk merawat hewan peliharaan

Ajari si kecil untuk memberi makan, minum hingga memandikan hewan peliharaan. Secara tidak langsung, Anda mengajarkannya untuk bertanggung jawab dan disiplin. Tidak perlu memaksa si kecil untuk langsung bisa merawat hewan peliharaan. Berikan contoh dan beri kesempatan baginya untuk terlibat. Perlahan Si Kecil akan memahami tugasnya dalam merawat hewan peliharaan di rumah.

Baca juga: 4 Cara Ajarkan Anak Tentang Konsep Berbagi

Dampingi Si Kecil saat bermain dengan hewan peliharaan

Lakukan pendampingan ketika si kecil bermain dengan hewan peliharaan. Pendampingan ini bertujuan menjaga si kecil agar aman dari potensi dicakar atau digigit. Jika hewan peliharaan Anda berukuran mini, pendampingan berfungsi menjaga hewan agar tidak terinjak atau diremas oleh si kecil.

hewan peliharaan

Sambil mendampingi, terus ajarkan si kecil cara menyentuh hewan peliharaan dengan lembut dan benar. Beritahu si kecil untuk tidak menyentuh bagian tubuh tertentu seperti mata, lubang hidung, lubang telinga, mulut bagian dalam, dan organ genital hewan. Selain itu, ajarkan pula si kecil untuk tidak mengganggu si hewan saat sedang melakukan kegiatan alamiahnya, seperti makan, tidur, atau buang pup. Bagaimanapun, hewan adalah makhluk yang memiliki insting. Jangan sampai, insting hewan ini membuat anak Anda terluka.

Selalu jaga kebersihan

Sediakan tempat tinggal yang bersih untuk hewan peliharaan, seperti kandang yang nyaman di teras atau halaman rumah. Selalu jaga kebersihan kandang, tempat makan/minum, dan tempat buang air untuk hewan.

Jaga kebersihan Anda dan si Kecil dengan selalu mencuci tangan menggunakan sabun antiseptic setelah bermain bersama hewan peliharaan. Potong kuku si kecil agar terhindar dari kotoran yang bersemayam di dalam kuku.

Terakhir, jagalah kebersihan rumah. Bukan tidak mungkin ada bulu kucing atau anjing tertinggal di sofa. Cuci atau vakum secara berkala perabot rumah tangga agar terjaga kebersihannya. Pastikan juga semua perabot di rumah bebas dari percikan kotoran hewan peliharaan.

Tidak begitu sulit bukan merawat hewan peliharaan di rumah untuk si kecil. #AyoLoveLife dan ajarkan si kecil untuk menyayangi hewan peliharaan sejak usia dini.




« | »
Read previous post:
sate k
Jangan Kambing Hitamkan Kambing! Ini Dia Cara Sehat Menyantap Kambing

Idul Adha tiba. Beragam sajian daging kambing yang menggugah selera pun tersedia dalam kondisi berlimpah. Ada sate, gulai, tongseng, hingga...

Close