Ketahui Apa yang Sebaiknya (dan Tidak) Anda Lakukan di Hari Pertama Kerja

hari pertama kerja

Hari pertama kerja di tempat baru merupakan hari yang menentukan karier Anda selanjutnya dan karenanya kerap membuat Anda gugup atau bahkan stres.

Bagaimana tidak? Setelah usaha Anda untuk melalui rangkaian proses penerimaan, dari mengirim CV sampai wawancara berjenjang yang harus dilewati, akhirnya Anda berhasil mendapatkan pekerjaan yang Anda incar. Artinya pula Anda harus dapat membuktikan apa yang Anda jual selama proses tersebut. Nervous? Wajar, aja kok.

Baca juga: 4 Cara Resign yang Elegan

Nah, supaya Anda dapat melewati hari pertama kerja dengan mulus, persiapan mendetail adalah salah satu kuncinya. Apa saja yang sebaiknya Anda lakukan dan tidak lakukan? Berikut ini daftarnya:

Lakukan ini:

1. Aktif melakukan observasi dan bertanya.

Ada banyak proses yang harus dilalui di hari pertama. Biasanya Anda akan menerima beberapa dokumen yang menjelaskan budaya perusahaan dan deskripsi pekerjaan Anda secara detail. Mendengarkan dan melakukan observasi merupakan hal yang penting dilakukan. Bila perlu, catat dan simpan semua dokumen tersebut dalam folder khusus. Dengan demikian ketika dihadapkan pada situasi yang relevan, Anda dapat segera menemukan jawaban tanpa harus bertanya hal yang seharusnya sudah Anda ketahui.

Bukan berarti Anda tidak boleh bertanya. Bahkan siapkan daftar pertanyaan bersifat praktikal dan umum yang dapat membantu Anda menjalani peran dengan sukses sebelum melangkahkan kaki ke kantor. Sehingga, saat Anda menerima penjelasan dan menemukan bahwa beberapa hal dalam daftar tadi belum terjawab, Anda dapat mengajukan pertanyaan tersebut. Pastikan pula Anda memiliki kontak di bagian Sumber Daya Manusia yang dapat membantu Anda menjawab beberapa hal mendasar.

Baca juga: 9 Strategi agar Mampu Bersaing di Dunia Kerja

2. Siapkan penjelasan singkat mengenai diri Anda.

Tentu saja Anda akan menerima pertanyaan dari rekan-rekan kerja baru mengenai latar belakang Anda. Siapkan jawaban singkat Anda. Juga siapkan penjelasan mengenai apa yang akan Anda lakukan dengan peran baru Anda.

3. Datang lebih awal.

Pastikan Anda sampai di kantor 15 menit lebih awal. Bila kantor baru Anda tersebut terletak di daerah yang belum familiar, jajal jalur perjalanan Anda di jam sibuk untuk mendapat gambaran waktu tempuh yang lebih akurat. Datang lebih awal membantu Anda untuk lebih relaks menghadapi hari pertama.

4. Pelajari tataran sosial di kantor baru.

Dua hal penting yang menentukan kesuksesan Anda di sebuah tempat kerja adalah hubungan sosial yang baik dengan rekan-rekan kerja dan juga koneksi yang tepat di tempat kerja. Juga pelajari hirarki di tempat kerja — siapa melapor ke siapa. Hal ini sebenarnya mudah dilakukan dengan mengetahui jabatan seseorang.

5. Relaks dan senyum.

Selain bertindak taktis, ingatlah untuk relaks dan tetap tersenyum di hari pertama kerja Anda. Dengan demikian produktivitas Anda tidak akan terganggu. Pastikan Anda cukup beristirahat dan menikmati hari pertama Anda. Ingatlah bahwa kesan pertama akan membekas lama. Senyumlah saat bertemu orang baru dan jabat tangan mereka dengan percaya diri. Beri kesan bahwa Anda bersemangat menjalani peran baru Anda.

hari pertama kerja

Jangan lakukan ini:

1. Pasif dan berdiam diri.

Berdiam diri dan menunggu rekan kerja menghampiri Anda bukanlah hal yang akan memberi kesan positif. Hampiri rekan kerja Anda dan kenalkan diri dan peran Anda di perusahaan tersebut. Juga jangan berdiam diri di kubikel Anda dan menunggu tugas datang. Seringkali atasan Anda ‘terbenam’ dalam tugasnya sehingga lupa bahwa ia memiliki bawahan baru yang dapat ia berdayakan. Tanyakan kepadanya apa yang bisa Anda lakukan untuk membantu tugasnya. Dan ketika tugas itu sudah selesai Anda kerjakan, beri tahu manager Anda segera dan minta ia untuk memberi feedback langsung. Dengan demikian Anda dapat mencatat kesalahan dan memperbaikinya di kesempatan selanjutnya.

Baca juga: 4 Cara Jitu Hadapi Bos di Kantor Baru

2. Terlalu ‘usaha’.

Dorongan untuk meninggalkan kesan baik bisa mencelakakan diri Anda, terutama bila dilakukan dengan cara yang tidak tepat. Ingatlah bahwa Anda tidak perlu membuat rekan kerja terkesima dengan kemampuan Anda. Hal ini hanya akan menguras energi Anda. Lagipula membuat rekan kerja terkesan di hari pertama adalah hal yang sulit dilakukan. Anda dapat membuktikan kemampuan diri Anda seiring tugas dan tantangan yang berhasil Anda taklukan.

3. Menolak ajakan makan siang.

Bos atau rekan kerja baru Anda mengajak makan siang? Jangan ragu untuk menjawab dengan “iya”. Adalah hal penting untuk memberi kesan bahwa Anda siap berinteraksi dan bergaul dengan tim baru Anda. Jadi, simpan dulu bekal makan siang Anda, ya.

4. Sibuk dengan handphone Anda.

Ya, mungkin teman atau pasangan Anda penasaran dengan situasi di tempat kerja baru Anda. Bukan berarti Anda lantas sibuk menjawab pertanyaan mereka lewat Whatsapp atau panggilan telepon. Bahkan sebaiknya matikan suara notifikasi di handphone atau gadget Anda supaya Anda dapat lebih fokus menyelesaikan tugas pertama Anda.

5. Selalu menyebut tempat kerja Anda sebelumnya.

Jangan terlalu sering menyebutkan pengalaman Anda dalam mengatasi situasi kerja atau tugas yang Anda lakukan di kantor lama. Misalnya dengan mengucapkan hal seperti “Dulu sih di kantor A, kami tidak melakukan cara ini…” Ada baiknya Anda menyimpan referensi tersebut jauh-jauh. Apa yang berfungsi di tempat lama belum tentu bisa dilakukan di kantor Anda yang baru. Terutama bila budaya perusahaan Anda yang lama dan yang baru sama sekali berbeda. Membandingkan hanya akan membuat Anda ‘jalan di tempat’ dan stres karena terus berbenturan dengan ‘kepercayaan’ lama Anda.

Jadi, sudah siap menghadapi hari pertama kerja Anda dengan positif? Yuk, hadapi tantangan dengan #SenyumLoveLife!




« | »
Read previous post:
tity-hatta
Cara Unik Tity Hatta Sebarkan Bahaya Rokok ke Masyarakat

Tity Hatta memaknai pepatah mensana incorpore sano (di dalam tubuh sehat terdapat jiwa yang sehat) lewat perilaku dalam kesehariannya. Dia...

Close