Fakta di Balik Gula yang Tidak Semanis Rasanya

Tidak seperti rasanya yang manis, gula yang dikonsumsi berlebih dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan kita. Namun sekalipun sudah berusaha keras menjauhi makanan dan minuman manis, bukan berarti tubuh terbebas dari asupan gula. Karena si manis ini hadir dalam berbagai wujud yang mungkin tidak kita sadari masuk ke dalam tubuh, bahkan dalam makanan yang kita anggap sehat pun ternyata mengandung gula yang tidak sedikit. Simak informasi seputar fakta gula berikut untuk hidup yang lebih sehat.

Sembunyi di dalam ‘makanan sehat’

Demi mendapatkan tubuh yang sehat, selain memperbaiki pola hidup, penting juga menjaga pola makan. Memilih makanan sehat merupakan pilihan yang tepat, sayangnya tidak semua makanan berlabel sehat atau kita anggap sumber makanan yang baik benar-benar bagus untuk kita konsumsi. Satu di antaranya roti gandum utuh. Dibanding roti putih, roti gandum memang punya banyak kelebihan seperti kaya akan serat, namun ternyata roti ini juga mengandung gula yang tinggi. Jika dalam sebungkus cokelat karamel batang terkandung Indeks Glikemik (ukuran kecepatan makanan untuk diserap menjadi gula darah) sebesar 51, IG dalam setangkup roti gandum sebanyak 71. Dan semakin tinggi angka IG, maka semakin cepat pula kenaikan kadar gula darah yang pada akhirnya bisa menyebabkan obesitas.

Baca juga: Eating Clean, Kesempatan Berbuat Baik Kepada Tubuh Lewat Cara Makan Sederhana

Hal yang kurang lebih sama ditemukan pada oatmeal instan dengan berbagai varian rasa. Penambahan rasa ini yang membuat oatmeal instan mengandung banyak gula. Sebaiknya pilihlah oatmeal tanpa rasa yang dicampur susu skim atau susu kacang almond tanpa gula. Untuk memperkaya rasa tambahkan potongan buah segar atau kacang-kacangan. Perut kenyang lebih lama, kestabilan gula darah pun terjaga.

fakta gula

Kandungan gula yang banyak juga tersamarkan dalam jus buah kemasan. Buah memang sehat karena tinggi serat dan bervitamin namun kadarnya akan banyak berkurang bahkan hilang saat proses pengemasan. Sebagai gantinya ditambahkan banyak gula dan bahan pengawet ke dalamnya. Lebih baik tinggalkan jus kemasan, bikin jus buah sendiri dan segera habiskan saat itu juga. Repot sedikit tapi kita mendapat banyak manfaatnya.

Pencuri nutrisi

Pikir ulang untuk meneguk sebotol teh manis dingin setelah menikmati makan siang Anda, atau menutup acara makan dengan sepiring puding manis. Nikmatnya hanya sesaat, karena begitu masuk ke dalam tubuh gula akan mencuri nutrisi yang seharusnya diserap tubuh. Penyerapan beberapa mineral seperti kalsium dan magnesium serta vitamin C pun akan terhambat jika asupan gula di tubuh terlalu banyak. Akibatnya tubuh mudah terserang penyakit karena rendahnya sistem kekebalan tubuh kita.

Untuk itu, pastikan gula tambahan yang kita konsumsi tidak melebihi batas yang direkomendasikan WHO yaitu 25 gram atau enam sendok teh per hari. Karena tubuh masih mendapat asupan gula dari banyak makanan dan minuman lain seperti nasi, sayur, lauk pauk dan buah-buahan. Jadi jika menu sarapan Anda adalah sepotong roti manis dan secangkir kopi dengan dua sendok teh gula, maka hindari mengonsumsi makanan dan minuman manis atau makanan ringan sampai keesokan hari.

Penyebab penyakit kronis

Fakta yang paling mengkhawatirkan adalah asupan gula berlebih memicu munculnya masalah-masalah kronis seperti gangguan jantung, diabetes dan penyakit hati. Pada 2013, Journal of American Heart Association menyebutkan adanya bukti kuat yang menunjukkan jika gula benar-benar dapat memengaruhi mekanisme pemompaan jantung dan meningkatkan risiko gagal jantung. Suatu molekul dari gula serta patinya yaitu G6P bertanggung jawab dalam perubahan protein pada otot jantung. Perubahan protein inilah yang dapat mengakibatkan gagal jantung.

Baca juga: Kematian Mendadak, Benarkan Sebab Alarm Tubuh Tidak Didengar?

Sebenarnya dalam menjalankan fungsinya, organ hati membutuhkan fruktosa (salah satu jenis gula) untuk memproduksi lemak. Namun fruktosa pada makanan dan minuman yang beredar di pasaran berasal dari sari pati jagung, tebu dan bit yang sudah dimanipulasi, sehingga kehilangan serat dan nutrisi alaminya serta memiliki kadar fruktosa yang tinggi. Hal ini menyebabkan penumpukan yang dapat mengakibatkan penyakti hati. Terlalu banyak mengonsumsi gula dan karbohidrat juga dapat meningkatkan risiko mengidap beberapa kanker dan menurunkan keberhasilan untuk sembuh pasca pengobatan kanker.

fakta gula

Kecanduan dan kegemukan

Penelitian di AS menyebutkan jika gula dapat memengaruhi otak sama seperti kokain dan alkohol. Membuat orang yang mengonsumsi makanan manis ingin terus menikmatinya. Ubahlah kebiasaan tersebut dengan mengonsumsi makanan sehat yang alami seperti sayur dan buah segar serta melakukan kegiatan fisik. Jika tidak, selain terancam berbagai penyakit kronis, gula yang tinggi kalori akan menyebabkan timbunan lemak yang membuat berat badan akan terus bertambah.

Sumber manis selain gula

Makanan dan minuman manis memang begitu menggoda selera. Namun melihat dampak buruknya, sebaiknya kurangi asupan gula ke tubuh. Jika Anda begitu menyukai makanan dan minuman manis, Anda bisa mengganti gula dengan berbagai sumber pemanis lainnya yang lebih sehat dan alami.

Contohnya kismis yang tidak hanya mengandung antioksidan dan serat, namun juga memperkaya cita rasa makanan. Meskipun rasanya tidak semanis gula, kayu manis mampu memberikan aroma manis yang kuat pada makanan dan minuman. Coba tambahkan kayu manis pada kopi Anda, dijamin nikmat (tanpa tambahan kalori) dan bonusnya dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Sementara untuk mendapatkan secangkir teh yang nikmat tuang sedikit madu alami ke dalamnya. Dapat manisnya, dapat sehatnya karena madu mengandung antioksidan serta vitamin dan mineral.

Masih berani menambahkan banyak gula pada makanan dan minum Anda? Yuk, #LoveLife dengan menjaga asupan gula dalam makanan kita.




Read previous post:
asam lambung
Jangan Anggap Sepele Asam Lambung, Pelan-pelan Bisa Menggigit!

Perut mual, perih dan sering bersendawa? Asam lambungnya naik, tuh! Istirahat dan minum air hangat, nanti juga sakitnya hilang sendiri....

Close