Bosan Liburan di Perkotaan? Wisata Taman Nasional Bisa Jadi Alternatif Plesiran

taman nasional menjangan

Menghabiskan masa liburan di Pantai Kuta, Bali; Malioboro, Yogyakarta; atau pun berbelanja di Singapura mungkin sudah pernah Anda lakukan. Tapi pernahkah Anda mencoba berlibur di kawasan taman nasional? Sesungguhnya berlibur ke taman nasional tidak hanya sekadar kembali ke alam. Di sana, Anda bisa melakukan beragam aktivitas rekreasi, mulai dari mengenal jenis tanaman, bird watching, atau bahkan snorkeling dan surfing. Di Indonesia sendiri, ada banyak taman nasional yang menarik untuk Anda kunjungi.

Wisata Taman Nasional Untuk Alternatif Liburan di Perkotaan

1. Taman Nasional Bali Barat

Berlokasi dekat dengan Pelabuhan Gilimanuk, Taman Nasional Bali Barat berada di atas lahan seluas 19.002 Hektare. Taman Nasional Bali Barat sendiri memiliki tiga zona yang dibedakan berdasarkan fungsinya. Zona inti merupakan tempat penelitian; zona kedua menjadi penunjang zona inti namun bisa disambangi pengunjung; dan zona ketiga yang memang dibuka umum bagi turis dan kegiatan kebudayaan.

Untuk berwisata di zona ketiga, Anda bisa menyambangi Pulau Menjangan, Teluk Terima, Prapat Agung, Bakungan, dan Klatakan. Di sana, Anda akan bertemu dengan beragam fauna, seperti menjangan, kera abu-abu dan kera hitam, burung jalak bali, kijang, kancil, bahkan kucing liar. Sementara untuk flora, Anda dapat melihat pohon cendana, juga sawo kecik.

Trekking, foto, ataupun birdwatching bisa Anda lakukan di sini. Sementara bagi si pencinta tantangan, Anda dapat juga menaklukkan ombak di atas papan surfing di sini. Toh, sekitar 3.415 Hektare kawasan Taman Nasional Bali Barat berupa perairan. Di sana juga Anda dapat menyelam atau sekadar snorkeling, menikmati keindahan bawah laut Menjangan. Berbagai hewan bawah laut bisa Anda lihat dengan jelas, karena kejernihan airnya. Menarik, bukan?

2. Taman Nasional Gunung Leuseur

taman nasional leuseur

Anda yang mengaku fans dari Leonardo DiCaprio, sepertinya wajib mengikuti jejak langkah aktor kawakan itu untuk datang ke taman nasional yang satu ini. Memiliki luas 1.094.692 Hektare, Taman Nasional Gunung Leuser terletak di atas dua provinsi: Sumatera Utara dan Aceh. Bahkan Taman Nasional Gunung Leuser terdiri dari beragam cagar alam, seperti Cagar Alam Gunung Leuser, Cagar Alam Kluet, Kappi Cagar Alam, Ketambe Research Station, Sikundur-Langkat Wildlife Reserve, Dolok Sembilin, serta Singkil Barat.

Baca juga: Destinasi Wisata yang Bakal Jadi Favorit di 2017 Versi Travel Blogger

Tak hanya itu, taman nasional ini pun mempunyai bermacam jenis hutan. Mulai dari hutan rawa, hutan subalpin (hutan di atas ketinggian 2.400 m), hutan lumut, hutan hujan dataran rendah, juga hutan bakau. Dan di sanalah tempat tinggal sekitar 205 spesies mamalia dan 380 spesies burung. Seperti harimau Sumatera, gajah Sumatera, orangutan Sumatera, tapir, atau badak Sumatera yang semuanya masuk ke daftar hewan dilindungi.

Untuk berwisata di sana, ada empat lokasi yang bisa Anda kunjungi: Kedah dan Lawe Gurah di Aceh, serta Bukit Lawang dan Tangkahan di Sumatera Utara. Di Lawe Gurah, ada tanaman bunga rafflesia dan tempat pemandian air panas. Sementara dari Kedah, para pendaki bisa memulai perjalanan untuk menaklukkan Gunung Leuser.

Menguji nyali di Taman Nasional Gunung Leuser juga dapat Anda lakoni dengan mengarungi jeram di Sungai Alas. Sebagai sungai terpanjang di Aceh, tingkat kesulitan Sungai Alas berada pada grade 3 dan 4, dengan bermacam kelokan tajam dan gelombang air hingga dua meter. Sedangkan kalau berkunjung ke Bukit Lawang, Anda bisa melihat orangutan. Dan di Tangkahan, Anda dapat berenang di air terjun dan bertemu gajah Sumatera.

Lalu, kapan waktu yang tepat untuk berlibur di Taman Nasional Gunung Leuseur? Menurut situs Departemen Kehutanan, sebaiknya Anda ke sana antara Juni sampai Oktober, ketika cuaca cerah. Anda juga bisa mencari tahu informasi wisata Taman Nasional Gunung Leuseur dengan mengirimkan surat elektronik ke tangkahan_ecotourism@yahoo.com.

3. Taman Nasional Ujung Kulon

taman nasional ujung kulon

Anda tentu sudah tidak asing dengan taman yang satu ini. Terletak di Kabupaten Pandeglang, Banten, taman nasional yang satu ini terkenal dengan habitat badak bercula satunya. Tapi sesungguhnya, tidak hanya badak bercula satu yang bisa Anda temui di sana. Di kawasan seluas 122.956 Hektare ini, Anda dapat melakukan beragam aktivitas plesir, mulai dari yang santai hingga ekstrem.

Sebut saja Padang Rumput Cidaon, di sana Anda bisa meneropong banteng yang tengah merumput. Sementara di sore hari, pemandu wisata akan mengajak Anda menikmati semburat merah di langit, kala matahari tenggelam. Dan untuk Anda yang suka hiking, Padang Rumput Cibunar bisa menjadi tujuan liburan yang menantang. Memiliki trekking berupa paduan antara hutan dan pantai, di rute Cidaon-Cibunar Anda bisa menemukan berbagai jenis flora-fauna.

Bagi pecinta aktivitas air, Anda bisa menelusuri Sungai Cigenter di Kepulauan Handeueleum dengan menumpang kano. Sedangkan di Pulau Panaitan, Anda dapat menaklukkan ombak dengan papan selancar. Toh, perairan ini memiliki one palm point atau daerah dengan ombak cukup bagus untuk berselancar.

Tak berhenti sampai di situ. Di Taman Nasional Ujung Kulon, Anda pun bisa menikmati keindahan bawah laut sambil menyelam di Legon Lentah dan Legon Kadam. Atau menikmati air terjun Curug Cikacang sambil melihat polah owa jawa. Seru, ya?

4. Taman Nasional Tanjung Puting

taman nasional tanjung puting

Bagi Anda yang pernah berkunjung ke Dunia Fantasi, tentu tidak asing dengan maskotnya yang berhidung besar, bukan? Apakah Anda tahu bila maskot taman hiburan itu diambil dari fauna asli Kalimantan? Ya, dia adalah bekantan.

Kalau saja berlibur ke Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, Anda pun bisa bertemu langsung dengan hewan berbulu keemasan ini. Tak hanya bekantan, kelompok monyet yang asyik bergelayutan di pepohonan juga bisa Anda amati atau menonton jejeran buaya yang berjemur di sisi Sungai Sekonyer.

Ketika waktu mendekati pukul 14.00, Anda yang tengah berkunjung ke Camp Lakey dapat melihat orangutan dan bayinya yang tengah diberi makan oleh ranger. Sementara menjelang sore, pemandangan sunset bisa dinikmati di atas perahu yang berlayar menelusuri Sungai Sekonyer.

Sementara di kawasan Cabang Sungai, hamparan pantai berpasir putih akan menyambut Anda. Pantai di Cabang Sungai sendiri merupakan habitat bagi penyu, terutama penyu hijau dan penyu skala. Selain penyu, bekantan, atau orangutan, Taman Nasional Tanjung Puting merupakan habitat bagi sembilan spesies primata, 28 spesies mamalia besar, sekitar 250 spesies burung, 200 jenis anggrek, serta 600 jenis pohon.

Baca juga: Tips Sukses Dapatkan Tiket Pesawat Murah

Bila berminat berlibur ke Taman Nasional Tanjung Puting, sangat dianjurkan Anda menghindari bulan Juli-Agustus. Karena musim liburan anak sekolah, kawasan ini pun diserbu banyak wisatawan. Selain itu, jangan lupa untuk membawa lotion anti-nyamuk, untuk menghindari kulit Anda dari gigitan serangga.

5. Taman Nasional Wakatobi

taman nasional wakatobi

Berbeda dengan deretan taman nasional sebelumnya yang mayoritas berada di daratan, areal Taman Nasional Wakatobi berada di perairan Sulawesi Tenggara. Dengan luas wilayah 1,39 juta Hektare, Taman Nasional Wakatobi menjadi habitat sekitar 750 dari 850 spesies koral yang ada di dunia, juga 112 jenis terumbu karang. Tak heran jika Taman Nasional Wakatobi dijuluki sebagai surga bawah laut.

Bila mahir menyelam, Anda bisa menelusuri beberapa gua bawah laut Wakatobi. Kalau tidak bisa, berenang atau snorkeling di kawasan ini juga cukup memuaskan. Perairan yang jernih membuat Anda dengan mudah melihat pemandangan di bawah laut Wakatobi. Bahkan Anda bisa bertemu ikan pari manta, paus sperma, ubur-ubur, schooling fish, juga ikan badut, yang terkenal dengan sapaan Nemo.

Kini Anda tahu, jika taman nasional bukan hanya menjadi tempat perlindungan flora-fauna saja, tapi bisa pula sebagai tujuan liburan yang mengasyikkan. Jadi tunggu apa lagi? #AyoLoveLife dan nikmati keindahan alam Indonesia!




« | »
Read previous post:
investasi
Inilah Peluang Investasi Prospektif Tahun 2017

Berinvestasi menjadi salah satu cara untuk mencapai target finansial. Mengingat tahun 2017 sudah di pelupuk mata, yuk intip investasi apa...

Close