Bijak Memilih, Vitamin Herbal dan Suplemen Makanan untuk Kesehatan

suplemen

Pernah merasa kurang dengan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh melalui makanan sehari-hari? Berpikir membutuhkan vitamin penunjang proses pencegahan atau penyembuhan terhadap suatu penyakit? Jika iya, mungkin vitamin herbal dan suplemen makanan bisa menjadi jawaban yang Anda cari.

Berbagai jenis vitamin herbal dan suplemen makanan hadir menjadi opsi bagi Anda. Mulai dari bentuk kapsul, tablet hingga bubuk. Mudah dan tidak memakan waktu lama untuk mengonsumsinya. Alih-alih bingung dengan berbagai jenis vitamin herbal dan suplemen makanan yang ada, tidak ada salahnya memahami terlebih dulu tentang keduanya. Mengingat keduanya memiliki sifat yang berbeda.

Baca juga: Makanan Tepat untuk Bikin Kulit Sehat dan Kinclong

Vitamin herbal merupakan senyawa organik yang dibutuhkan tubuh untuk bertumbuh, berkembang dan mengatur metabolisme tubuh agar tetap berjalan baik dan lancar. Senyawa organik di sini seperti vitamin A, vitamin B6, vitamin C, vitamin K, dan lain sebagainya. Kerap dikemas dalam bentuk tablet atau kapsul, vitamin herbal umumnya diproduksi dari ekstrak tumbuhan seperti kulit manggis, paprika, katuk, peterseli, dan lain sebagainya.

Sedangkan suplemen makanan adalah produk buatan manusia yang merupakan hasil kombinasi lebih dari dua zat bermanfaat untuk tubuh seperti vitamin, mineral, kalsium, asam folat dan lain sebagainya. Seperti halnya vitamin herbal, suplemen makanan ini juga kerap diproduksi dalam bentuk tablet atau kapsul.

suplemen

Sekilas keduanya mirip… lalu di mana letak perbedaannya? Tak perlu bingung, berikut ini letak perbedaan antara keduanya:

  • Vitamin herbal mayoritas terbuat dari zat alami seperti tumbuhan, sedangkan suplemen merupakan produk buatan berisikan nutrisi tertentu.
  • Vitamin herbal merupakan sari dari satu jenis tumbuhan, sedangkan suplemen merupakan formulasi dari vitamin, mineral, kalsium, asam amino, dan lainnya.
  • Vitamin herbal biasanya dikemas dalam bentuk kapsul, tablet atau bubuk. Sedangkan suplemen makanan pada umumnya dibuat dalam bentuk kapsul dan tablet saja.

Setelah mengetahui perbedaannya, mudah bagi Anda untuk menentukan pilihan. Setelah memilihnya, pastikan Anda mengetahui manfaat yang dihasilkan. Samakan dengan tujuan awal Anda ingin mengonsumsinya.

Vitamin herbal juga dikenal bermanfaat untuk menunjang proses penyembuhan suatu penyakit dengan mengonsumsinya secara rutin. Vitamin herbal juga diyakini dapat membantu masa pemulihan seseorang dari sakit serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Baca juga: Tetap Fit di Musim Hujan dengan Makanan Penambah Imunitas Tubuh

Sedangkan suplemen makanan secara garis besar berfungsi untuk melengkapi asupan nutrisi sehari-hari. Ketika makanan yang dikonsumsi belum memenuhi nutrisi secara lengkap, maka suplemen makanan dapat ditambahkan. Dengan lengkapnya nutrisi harian, tubuh pun terasa bugar dan tidak cepat lelah.

Lalu kapan saja bisa mengkonsumsi vitamin herbal atau suplemen makanan? Kembali pada fungsinya, vitamin herbal bisa dikonsumsi harian sesuai dengan kebutuhan tubuh. Vitamin herbal juga dapat dikonsumsi ketika sedang menjalankan proses penyembuhan. Sedangkan suplemen makanan dapat dikonsumsi harian atau saat merasa nutrisi harian yang diperoleh dari makanan alami kurang lengkap. Suplemen makanan juga dianjurkan untuk dikonsumsi untuk kondisi tertentu, misalkan asam folat untuk perempuan hamil, kalsium untuk perempuan menopause, minyak ikan untuk meningkatkan berat badan, dan lainnya.

Satu hal yang pasti, diskusikan terlebih dahulu dosis yang dibutuhkan tubuh ke dokter sebelum mengonsumsi vitamin herbal atau suplemen makanan. Kelebihan dosis hanya akan menghilangkan manfaat dan mendatangkan penyakit ke tubuh. #AyoLoveLife dengan selalu menjaga kesehatan dan melengkapi asupan harian dengan vitamin herbal maupun suplemen makanan yang tepat.




« | »
Read previous post:
cuci_tangan_1
Sudah Tahu 7 Cara Cuci Tangan yang Tepat untuk Cegah Penyakit?

Cuci tangan sebelum dan sesudah makan. Kerap mendengar pesan tersebut bukan? Terkesan sepele, namun cuci tangan mampu mencegah datangnya penyakit....

Close