7 Langkah Mudah untuk Memahami Polis Asuransi

membaca polis asuransi

Apa bacaan favorit Anda? Bacaan fiksi? romansa? Atau yang sedikit menegangkan seperti thriller? Membaca memang salah satu “terapi relaksasi” yang sederhana, plus membaca membuat kita jadi lebih mengerti dan tahu lebih banyak. Tapi seringkali, ketika membaca polis asuransi, kening jadi berkerut dan kemudian kita menyerah. Memang, banyak istilah asuransi masih terdengar asing di telinga. Tapi sebenarnya, membaca polis asuransi tidak serumit itu, lho.

Yuk, coba perhatikan beberapa hal penting dalam memahami polis asuransi Anda berikut ini!

Polis Asuransi Usahakan Dibaca Setelah Diterima

Sayangnya, setelah membeli asurasi seringkali kita abai pada polis asuransi. Yang penting kita tahu keuntungan yang kita dapat dari asuransi, cara klaim dan besarnya premi yang harus dibayarkan. Padahal membaca polis asuransi tidak kalah pentingnya. Banyak nasabah asuransi merasa tertipu atau dipersulit ketika mengklaim asuransi. Padahal jika ditilik lebih lanjut, hal ini terjadi karena kesalahpahaman yang timbul akibat kurang cermat memahami polis asuransi yang dibeli.

Baca juga: Kapankah Waktu yang Tepat untuk Membeli Asuransi? Sekarang!

Memang buku asuransi yang tebal, huruf-hurufnya yang kecil belum lagi bahasa hukum yang njlimet dan panjang membuat kita malas membaca kalimat per kalimat. Namun itu bukan alasan, karena polis asuransi merupakan penjabaran lebih detail dari produk asuransi yang kita beli. Di dalamnya berisi informasi dan kesepakatan antara perusahaan asuransi dan pemegang polis yang umumnya berbentuk perjanjian sepihak. Karena butir-butir kesepakatan telah ditentukan secara sepihak oleh perusahaan asuransi.

Cari dan Lihat Lembar Pernyataan pada Polis Asuransi

Bagian terpenting yang harus diperhatikan saat kita menerima polis asuransi yaitu ikhtisar atau lembar pernyataan yang terdiri atas 3 – 5 lembar atau lebih, yang berisikan antara lain:

  • Nama Tertanggung
  • Nama Pemegang Polis
  • Nama penerima manfaat dan besaran persentase pembagiannya
  • Alamat Tertanggung
  • Uang Pertanggungan
  • Lingkup jaminan
  • Fasilitas tambahan dalam bentuk rider, clause dan warranty
  • Periode Asuransi
  • Potongan biaya yang dikenakan (Untuk Asuransi dengan investasi)
  • Nilai premi yang harus dibayar
  • Tanggal terbit polis
  • Tanda tangan penanggung

Data yang terdapat dalam ikhtisar polis diambil dari surat permohonan asuransi yang Anda isi. Saat menerima polis asuransi tersebut periksa dengan teliti apakah ikhtisar polis sudah ditulis sesuai dengan data yang kita berikan dan penawaran yang kita terima.

polis asuransi
Sebelum menandatangani polis, perhatikan beberapa hal terlebih dahulu.

Polis Asuransi Harus Dibaca Definisinya

Kebanyakan polis memiliki halaman glosari berisi definisi istilah-istilah asuransi yang muncul di dalam polis. Hal ini dilakukan agar kita bisa mengerti fungsi dan istilah asuransi yang terkesan kompleks atau susah dimengerti. Jika merasa kurang jelas, Anda bisa menghubungi layanan pelanggan yang dimiliki perusahaan penyedia asuransi.

Perhatikan Konteks Pengecualian Dalam Polis Asuransi

Di setiap polis terdapat daftar berisi hal-hal yang tidak termasuk dalam rencana perlindungan Anda. Inilah yang disebut dengan pengecualian. Misalnya peristiwa kecelakaan akibat sesuatu yang di luar tanggungan seperti olahraga ekstrem, bunuh diri atau jika Anda melukai diri sendiri atau melanggar hukum. Terlepas dari itu, kini beberapa perusahaan asuransi secara kompetitif berusaha meminimalisirkan konteks pengecualian.

Masa Tenggang Polis Asuransi Harus Digunakan dengan Baik

Seperti yang sudah dijelaskan kepada nasabah sebelumnya, kalau ternyata pada bagian ikhtisar polis terdapat ketidaksesuaian data atau penawaran, maka kita memiliki waktu (antara 7 sampai 14 hari terhitung sejak tanggal terbit polis) sebagai hak mempelajari polis atau cooling-off period. Ketentuan mengenai Cooling Off Period ini juga tertuang dalam polis. Di dalam jangka waktu itu polis bisa dibatalkan tanpa denda apapun dan uang yang telah Anda setor bisa kembali utuh.

Jika perubahan atau pembatalan polis asuransi dilakukan setelah cooling-off period berakhir, Anda harus menerima konsekuensi yang sudah tertulis pada klausa dalam polis asuransi, seperti pengenaan biaya pembatalan. Jadi pastikan Anda menerima polis dalam tenggang waktu ini.

Cek Kembali Ketentuan Polis Asuransi

Coba perhatikan ketentuan polis Anda, termasuk persyaratan atas perlindungan terhadap pihak Tertanggung, yaitu Anda. Apakah kondisi Anda saat ini sesuai dengan aturan polis asuransi yang dibeli? Bagaimana dengan kelengkapan rincian data pribadi Anda? Apakah semua data dijawab dengan jujur dan dapat dipertanggungjawabkan? Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa kita sedang hidup dalam kondisi kesehatan tertentu sesuai dengan yang telah dijelaskan di dalam polis.

Tentu saja ini penting karena dapat mempengaruhi faktor kelancaran untuk mengklaim manfaat pertanggungan. Jangan sampai Anda atau pihak penerima manfaat tidak bisa mengklaim manfaat asuransi karena ada data-data yang tidak sesuai dengan ketentuan polis.

Polis Asuransi Bersifat Final dan Mengikat

Untuk menghindari kesalahan terkait isi polis asuransi terutama pada bagian lingkup jaminan, perlindungan asuransi, fasilitas tambahan, periode asuransi dan potongan biaya, sebaiknya Anda berkonsultasi dan bernegosiasi dengan staf pemasar asuransi Anda sebelum proses prosedur asuransi berjalan. Mintalah contoh polis yang terbaru, pelajari dan tanyakan istilah-istilah yang tidak Anda mengerti, bandingkan dengan informasi yang bisa Anda cari lewat internet, dan sesuaikan dengan tujuan Anda memiliki asuransi.

Karena sifatnya yang final dan mengikat, pastikan perlindungan dalam polis sesuai dengan kebutuhan Anda, bahkan sebenarnya kita pun dapat ‘mendesainnya’. Anda juga bisa meminta copy polis asuransi untuk dipelajari. Tidak perlu segan meminta penjelasan dari pihak asuransi mengenai setiap poin dalam polis asuransi.

Baca juga: 6 Cara Cermat Memilih Asuransi Terbaik

Tapi, kerumitan di awal proses ini bukanlah halangan untuk memiliki asuransi. Justru hal ini akan menghindari Anda dari kerugian finansial di masa mendatang. Begitu pun dengan asuransi Astra Life. Dengan komitmen untuk terus melayani dan membantu nasabah melalui layanan dan proses yang prima, Astra Life memberikan kemudahan serta kenyamanan untuk nasabahnya melalui teknologi digital, demi mewujudkan “super customer experience“.

Asuransi penting, namun jangan serahkan urusan yang menyangkut uang dan masa depan Anda kepada pihak yang tidak mengerti apalagi tidak bertanggung jawab pada nasib Anda di kemudian hari.




« | »
Read previous post:
tips wirausaha
Membangun Bisnis yang Sehat Bersama Teman

Sarah dan Raldi adalah dua sahabat dengan minat yang sama. Sarah lama berkecimpung di dunia produksi TV, sementara Raldi adalah...

Close