Balige, Lebih Dari Sekadar Tepi Danau Toba

huta

Jika ingin menikmati indahnya Danau Toba di Sumatera Utara, berkunjung ke Balige adalah pilihan yang tepat. Berbeda dengan Pulau Samosir dan Kota Parapat yang padat oleh turis, Balige relatif lebih tenang dan bersih.

Udara sejuk akan menyambut Anda begitu tiba di Balige, setelah berkendara sekitar enam jam dari Medan, atau ketika sampai di Bandara Silangit seusai menaiki pesawat selama hampir sejam dari Medan atau Batam. Di tepi Danau Toba, tepatnya sepanjang Pantai Lumban Silintong, sejumlah penginapan siap menerima para pelancong.

Kalau bisa, pilihlah hotel yang memiliki spot tepat di bibir Danau Toba, sehingga indahnya pemandangan danau terluas dan terdalam di Asia Tenggara itu dapat dinikmati kapan saja. Menyantap hidangan lezat maupun yoga dan meditasi di pinggir danau, ditemani semilir angin sejuk dan udara segar, dijamin membuat hati makin bahagia. Apalagi, jika bersama orang-orang tercinta Anda.

toba

Tapi Balige tak cuma soal Danau Toba. Di kota kecil itu, pengunjung bisa berziarah ke makam Raja Sisingamangaraja XII dan anak-anaknya, yang tewas saat berjuang melawan penjajah Belanda.

makamssxii

Pelancong pun punya kesempatan emas belajar tentang budaya suku Batak di Museum Batak. Museum yang didirikan mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara TB Silalahi itu bisa dibilang salah satu museum terbaik di Indonesia. Serba-serbi Batak disajikan dengan rapi dan menarik, ditata apik sehingga tiap sudutnya layak untuk berfoto cantik.

Jika Anda bukan orang Batak, mungkin baru di museum itu Anda tahu asal-usul tari Tor-tor, patung Sigale-gale, dan musik gondang. Museum pun menyajikan sejarah letusan Danau Toba yang mengubah dunia, kostum tradisional Batak, serta perjuangan Sisingamangaraja XII. Selain itu, museum juga dilengkapi dua deret huta — rumah tradisional Batak — kuno yang disumbangkan sejumlah keluarga terpandang di Sumatera Utara.

Yang tak boleh luput dikunjungi juga di Balige adalah Pasar Onan, pasar tradisional dengan atap enam sopo, salah satu jenis rumah adat Batak. Keenam sopo dihiasi ukiran tradisional yang cantik. Dibangun tahun 1936, Pasar Onan adalah pusat penjualan kain khas Batak, ulos. Harga ulos di Balige dibandrol lebih terjangkau ketimbang yang dijual di Medan maupun Pulau Samosir.

Pelancong ataupun perantau asal Balige datang pula ke Pasar Onan demi satu hidangan sederhana, murah meriah tapi lezat: mie gomak. Mie yang digunakan kenyal dan berdiameter besar, seperti udon. Ada dua pilihan, yakni mie gomak goreng dan mie gomak kuah. Keduanya memakai rempah khas Batak, andaliman yang pedas menggetarkan lidah. Versi kuah lebih memikat karena andaliman terasa kuatnya, dan paling sedap disantap saat cuaca dingin atau hujan.

Andaliman hadir dalam nyaris semua makanan khas Batak dan suku lain di Sumatera Utara. Misalnya, dalam arsik ikan mas — ikan mas direbus bersama seluruh bumbu sekaligus hingga airnya mengering; ayam natinombur — ayam berlumur sambal paduan cabai rawit, kemiri, bawang merah, andaliman, dan asam; dan ikan naniura — kerap disebut sashimi ala Batak, ikan ihan yang hanya ada di Danau Toba dibersihkan dari duri lantas dilumuri bumbu halus rempah andaliman, asam jungga, kemiri, lengkuas, kunyit, bawang merah, bawang putih, dan cabai merah.

Ketiga hidangan tersebut dapat dicicipi di sejumlah rumah makan yang berjajar di pinggir Pantai Lumban Silintong. Disuguhi makanan nikmat, pemandangan indah, dan angin sejuk, orang Batak bilang, mertua lewat pun sudah tak kenal…




« | »
Read previous post:
Ninneta
Bukti Nyata, Pikiran Positif dapat Mengalahkan Kanker Payudara

Berpikir positif langsung ditanamkan dalam benak Jeanette Jacobus sejak awal dinyatakan mengidap kanker payudara di usia 20 tahun. Jeanette bahkan...

Close