Halo Para Ayah, Jangan Lupa Siapkan 6 Investasi Berikut

investasi untuk ayah

Dewasa ini, sudah lazim jika suami dan istri bahu-membahu mencari nafkah untuk keluarga. Walau demikian, ternyata pola pikir keduanya menghasilkan tanggung jawab yang berbeda pula. Eko Endarto, perencana keuangan Finansia Consulting berpendapat, seorang ayah umumnya memikirkan kebutuhan finansial makro keluarga, seperti kebutuhan dana di masa mendatang. Hal ini berbeda dengan ibu yang umumnya memikirkan kebutuhan finansial mikro, seperti pengeluaran bulanan.

Maka, tak heran bila seorang ayah biasanya memikirkan cara agar keluarganya hidup bahagia di masa mendatang. Ternyata, bekerja saja tidak cukup bagi seorang ayah untuk menjamin keluarga hidup sejahtera di masa mendatang. Berikut ini rekomendasi investasi untuk ayah.

1. Dana pensiun

Seorang ayah perlu memikirkan dana pensiun yang dapat mencukupi kebutuhan hidup keluarganya di saat ia sudah tak lagi produktif. Pertama-tama, seorang ayah harus mengetahui usia berapa ia akan pensiun dan jumlah kebutuhan keluarga di masa tersebut. Ambil contoh, kebutuhan keluarga saat ini ialah Rp 5 juta per bulan, dengan perkiraan seorang ayah akan memasuki usia pensiun 15 tahun kemudian. Maka kebutuhan saat pensiun nanti ialah Rp 5 juta, dikalikan inflasi 8%-10% per tahun, dipangkatkan 15 tahun.

Sang ayah pun dapat memilih produk dana pensiun yang sesuai, asal memberikan imbal hasil yang mencukupi kebutuhan hidup keluaga saat ia pensiun. “Ketika inflasi 10%, maka ia harus memberikan produk dengan imbal hasil minimal setara sehingga dapat mengejar inflasi. Tidak masalah apapun produk dana pensiunnya, baik yang ditawarkan oleh Jamsostek, perusahaan asuransi, atau Dana Pensiun Lembaga Keuangan,” tutur Eko kepada tim ILoveLife. Setelah memilih produk dana pensiun, jangan lupa untuk melakukan evaluasi setiap tiga bulan sekali untuk mengetahui bahwa produk yang kita miliki masih dapat menjawab kebutuhan kita di masa mendatang.

Astra Life juga menyediakan produk asuransi dana pensiun yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Indonesia. Produk dana pensiun itu antara lain AVA iSmart dan AVA iBright Protector.

2. Dana pendidikan anak

Setiap anak yang lahir berhak memperoleh pendidikan dan kehidupan yang terbaik sebagai wujud cinta dari keluarganya. Karenanya, adalah tanggung jawab ayah untuk mempersiapkan kehidupan yang layak bagi anak-anaknya, termasuk pendidikan yang baik. Mempersiapkan dana pendidikan anak merupakan salah satu investasi yang perlu dipersiapkan ayah agar anak dapat memperoleh pendidikan yang mumpuni.

Besaran dana pendidikan yang harus disiapkan oleh ayah rumusnya hampir sama dengan rumus dana pensiun. Hanya saja, menurut Eko, besaran peningkatan pada dana pendidikan setiap tahun lebih besar daripada inflasi, yakni sekitar 12%-15% per tahun. “Seorang ayah bisa memilih produk yang cocok, bisa asuransi yang menawarkan pendidikan anak, bisa tabungan berjangka, bisa reksadana yang dikelola secara pribadi. Yang penting, produk tersebut memberikan imbal hasil sesuai dengan kebutuhan pendidikan anak,” papar Eko.

3. Dana ibadah

Setelah menikah dan memiliki anak, wajar saja jika suami dan istri merencanakan perjalanan ibadah di masa mendatang. Mengingat dana yang dibutuhkan untuk perjalanan ibadah tidak sedikit, maka seorang ayah pun perlu memikirkan investasi yang dananya dapat digunakan untuk perjalanan ibadah. Eko menyarankan agar seorang ayah mempersiapkan dana ibadah ini dari jauh-jauh hari. “Semakin panjang waktunya, semakin bagus karena seseorang dapat mencari produk yang tepat,” tutur Eko. Sebaliknya, jika waktu persiapan pendek, tingkat pengembalian hasil dana yang terbentuk juga tidak optimal.

investasi untuk ayah

4. Warisan

Seorang ayah pun biasanya ingin memiliki warisan yang dapat diberikan kepada pasangan atau anak. Warisan ini dapat berupa aset seperti rumah dan tanah, atau bisa juga asuransi jiwa yang uang pertanggungannya dapat diberikan kepada ahli waris ketika ia tutup usia atau tidak dapat mencari nafkah lagi lantaran cacat atau sakit kritis.

Kelebihan asuransi jiwa sebagai warisan juga terletak pada sifatnya yang dapat dibagi-bagi. “Seorang ayah dengan keturunan lebih dari satu umumnya enggan menggunakan rumah sebagai warisan karena sulit dibagi-bagi. Berbeda dengan asuransi jiwa yang uang manfaatnya dapat diperoleh secara tunai dan gampang dibagikan,” jelas Eko. Asuransi jiwa ini dapat diperoleh dalam bentuk asuransi jiwa murni, asuransi jiwa investasi atau unit link, dan secara otomatis ada pada asuransi kredit misalnya Kredit Kepemilikan Rumah (KPR).

5. Asuransi kesehatan

Menjaga kesehatan adalah hal yang wajib dilakukan oleh seorang ayah untuk investasi jangka panjang. Hanya dengan kesehatan yang prima, Anda dapat bekerja dan menyokong keluarga secara optimal.

Selain menjaga kesehatan, asuransi kesehatan bagi keluarga juga merupakan salah satu investasi yang perlu dipersiapkan ayah karena tidak ada seorang pun yang dapat memprediksi kapan dirinya akan sakit. Sebelum hal tersebut mengganggu finansial keluarga, seorang ayah perlu memproteksi diri dengan asuransi kesehatan untuk keluarga. Dengan asuransi kesehatan, seorang ayah tak perlu khawatir jika tunjangan kesehatan dari kantor tidak mencukupi kebutuhan seluruh keluarga dan tidak perlu memakai dana darurat keluarga yang ditujukan untuk kebutuhan lain.

6. Pelajari keahlian baru

Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi di masa mendatang. Agar dapat tetap bertahan di tengah kompetisi kerja dewasa ini, seorang ayah juga perlu memperkaya diri dengan mempelajari hal baru. Ini berguna agar jika hal buruk terjadi, sang ayah dapat memanfaatkan keahliannya di bidang lain untuk bertahan dan menyokong keluarga.

Ambil contoh Anda menguasai bidang akuntansi dan bekerja di bidang tersebut. Namun, tak ada salahnya Anda mempelajari pemasaran atau bidang yang sama sekali baru seperti berbisnis. Keahlian baru ini bisa menjadi bekal jika suatu saat pindah kerja demi memperoleh peningkatan penghasilan atau dipromosi ke departemen yang berbeda.

Keahlian lain yang juga diperhitungkan saat ini ialah kemampuan di bidang teknologi informasi dan penguasaan gadget. Karena itu, tak ada salahnya untuk tukar-tambah gadget dengan versi terbaru. Ini berguna demi memperbaharui penguasaan Anda terhadap gadget yang pada akhirnya akan menolong Anda dalam meningkatkan aktualitas diri dan penghasilan.

Bagi Anda seorang ayah, pastikan Anda juga melakukan investasi sebagai tanda cinta bagi keluarga sekarang dan di masa mendatang. Untuk informasi mengenai produk investasi Astra Life, klik di sini. Saatnya jalani mimpi dengan melakukan investasi yang diperlukan seorang ayah untuk orang-orang yang dicintainya.




« | »
Read previous post:
raeni-tulisan-2
Ayahku Pahlawanku: Perjuangan Tukang Becak dan Pemulung yang Sukses Memberi Pendidikan Bagi Anaknya

Mugiyono tidak dapat menyembunyikan kegembiraannya pada 2010. Putri sulungnya, Raeni, diterima di Jurusan Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Negeri Semarang (Unnes)...

Close