5 Hal “Do’s & Don’ts” dari Essential Oil

image-family

Gaya hidup sehat, itulah yang tengah menjadi fokus kebanyakan orang di masa kini. Mulai dari mengubah pola makan, rajin berolahraga, hingga tidak mudah mengonsumsi obat berbahan kimia. Alih-alih minum obat, sejumlah orang memilih menggunakan essential oil untuk menjaga stamina dan daya tahan tubuh mereka.

Menurut ahli essential oil dari Young Living Essential Oils, Brianna Scarpelli, minyak esensial memang memberikan efek menyembuhkan bagi mental, fisik, atau emosional penggunanya. “Anda bisa mengaplikasikannya di kulit, menghirupnya, atau diuapkan menggunakan diffuser atau vaporizer,” kata Scarpelli, di situs Huffington Post.

Jenis Essential Oil Beserta Manfaat Menggunakan Essential Oil

Manfaat menggunakan essential oil yang dapat Anda rasakan dari setiap essential oil pun berbeda-beda. Sebut saja,

Tea Tree. Minyak esensial yang berasal dari hasil sulingan pohon teh asal Australia ini dapat membantu mengobati penyakit kulit, seperti jamur dan noda hitam. Bahkan Anda bisa mengoleskannya pada noda jerawat di wajah.

Lavender. Berasal dari bunga lavender, menggunakan essential oil yang satu ini bisa memberikan efek santai bagi Anda yang menghirupnya. Menurut Dr. Oz, ini terjadi karena aroma lavender dapat mengurangi kadar hormon stres dalam darah. “Anda bisa menuangkan beberapa tetes essential oil ini ke air hangat yang kemudian dihirup, sebelum tidur malam,” ujar Dr. Oz.

Baca juga: 11 Perubahan Kecil yang Dapat Menurunkan Kadar Stres

Lemon. Essential oil yang satu ini memiliki banyak manfaat. Anda dapat menggunakan essential oil yang satu ini untuk membantu detoksifikasi tubuh, menghilangkan jerawat, meningkatkan fokus dan konsentrasi.

Eucalyptus. Kalau Anda atau anggota keluarga ada yang mudah terserang pilek, sesak napas, atau alergi, essential oil yang satu ini akan sangat membantu. “Eucalyptus memiliki sifat antibakteri dan dapat merangsang sistem kekebalan tubuh,” kata Scarpelli.

Peppermint. Untuk Anda yang tengah berhadapan dengan deadline atau perlu berkonsentrasi menghadapi ujian, minyak esensial peppermint ini bisa membantu menstimulasi pikiran. “Menghirup minyak peppermint dapat meningkatkan akurasi mental hingga 28 persen,” kata Scarpelli.

Baca juga: Digital Amnesia, Sindrom Penyakit Baru bagi Kaum Milenial

Mengapa essential oil memiliki banyak manfaat bagi kesehatan? Menurut Scarpelli, essential oil tidak mengandung asam lemak seperti minyak pada umumnya. Sebaliknya, essential oil kaya akan konsentrat tanaman. Bahkan dalam proses pembuatan essential oil, kata Scarpelli, diperlukan bahan baku tanaman dalam jumlah besar. Contohnya saja, dibutuhkan sekitar 2.000 kilogram mawar Bulgaria untuk memperoleh setengah kilogram essential oil. “Itu pula yang menjadi penyebab mengapa beberapa essential oil begitu mahal,” ujarnya.

menggunakan essential oil

Meski memiliki sederet keunggulan dan manfaat, bukan berarti essential oil bisa digunakan siapa saja, dengan cara apapun. Ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan sebelum menggunakannya, agar tidak terjadi kesalahan yang malah menimbulkan penyakit lain. Misalnya:

1. Menyebabkan kulit terbakar

Beberapa minyak esensial dapat menyebabkan kulit Anda mengalami sunburn saat beraktivitas di luar ruang, seperti bergamot, lemon, lime, dan cumin essential oil. Ini terjadi karena essential oil itu mengandung efek photosensitizing yang dapat menyebabkan perubahan warna kulit hingga luka bakar. Itu sebabnya, sangat disarankan agar Anda tidak mengaplikasikan essential oil ke kulit sebelum berjemur di pantai.

2. Tidak disarankan untuk bayi dan ibu hamil

Bayi, ibu hamil dan ibu menyusui harus sangat berhati-hati saat akan menggunakan essential oil. Meski beberapa minyak masih aman digunakan dengan cara dilarutkan dalam diffuser atau vaporizer, ada juga yang sangat dilarang digunakan oleh kelompok ini. Menurut National Association for Holistic Aromatherapy, wanita hamil dan menyusui tidak bisa memakai rosemary, lavender, sage, mugwort, tarragon, juga wintergreen essential oil. “Sementara anak di bawah satu tahun sangat dilarang menggunakan essential oil,” tulis situs sheknows. “Sebab kulit mereka masih sangat sensitif, sistem pernapasannya juga belum begitu matang.”

Baca juga: Cek Kehamilan dan Melahirkan, Sebaiknya Pilih Dokter Kandungan atau Bidan?

3. Menimbulkan iritasi kulit dan gatal-gatal

Jangan sekali-sekali Anda meneteskan peppermint essential oil di belakang leher dalam menggunakan essential oil yang satu ini. Sebab ini akan menimbulkan sakit kepala atau menyebabkan iritasi kulit yang cukup serius. Iritasi kulit juga bisa terjadi bila Anda mengaplikasikan langsung lemongrass, cinnamon leaf, citronella, atau bay essential oil ke permukaan kulit. Dan bila terlalu lama disimpan, hampir semua minyak essntial oil juga bisa menyebabkan iritasi saat dipakai.

4. Bahaya untuk hewan peliharaan

Anda memiliki hewan peliharaan di rumah? Kalau begitu, jangan pernah memberikan mereka minyak esensial. Kecuali Anda memiliki hewan peliharaan yang sangat besar, seperti kuda.

5. Bisa menyebabkan keracunan

Minyak esensial memang memiliki banyak manfaat. Tapi Anda jangan pernah mengonsumsinya. Contohnya saja pennyroyal dan wintergreen essential oil, bisa menyebabkan keracunan bila tertelan. Kalau pun Anda memutuskan untuk mencoba mencampurkan essential oil ke dalam air minum, sangat disarankan untuk terlebih dulu melakukan kroscek, seperti melakukan riset kecil-kecilan di situs produsen essential oil, bergabung dalam milis yang membahas minyak esensial, atau membaca dengan seksama petunjuk pekaian. Yang palong penting, jangan pernah bereksperimen sendiri.

Memiliki banyak manfaat dan efek samping, Anda tidak perlu takut menggunakan minyak esensial. Selama penggunaannya masih dalam batas kewajaran dan sesuai petunjuk penggunaan, menggunakan essential oil bisa membantu Anda menjaga kesehatan. #AyoLoveLife dan hidup sehat demi menjalani hidup berkualitas.




« | »
Read previous post:
tingkatkan produktivitas kerja dengan konsep slow living
Tingkatkan Produktivitas Kerja dengan Konsep Slow Living

Apakah Anda berolahraga 3-4 kali dalam seminggu? Apakah dalam sehari Anda minum banyak kafein? Apakah dalam sepekan, Anda sempat melakukan...

Close